dbsiberuang

Debby Mulya Rahmy, 19. Indonesia.
Assalamu'alaykum!
Recent Tweets @
Posts I Like
Kapal yang selalu di dermaga akan aman, tetapi bukan untuk itu kapal diciptakan

Merantaulah selagi muda. Anak muda yang tangguh tidak ada yang tinggal dikampung halamannya. Anak muda, ada untuk mengambil semua kesempatan baik dan mempelajari segala hal yang ada di dunia. Setelah kau rasa cukup, maka kau boleh ke kampungmu dan membangunnya menjadi lebih baik

(via kurniawangunadi)

(via kurniawangunadi)

sketcheart:

anjardimara:

no comment  :)

:))

Takutlah bahwa bila kebaikan Allah selalu engkau peroleh pada saat engkau tetap berbuat maksiat kepada-Nya, itu lambat laun akan menghancurkanmu.

“Kami nanti akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dengan cara yang tidak mereka ketahui” (QS 7:182)


ibn Athaillah - Al Hikam

(via kurniawangunadi)

Kamu bisa merencanakan menikah dengan siapa, tapi kamu tidak bisa merencanakan cintamu untuk siapa.
Anonim (via yasminnch)

(via yasirmukhtar)

kuntawiaji:

Jangan buru-buru menjatuhkan cinta.

Yg kelima krusial abis…hahaha

Kami masyarakat Papua setuju kenaikan harga BBM. Menjadi Rp 6.500,00/liter pun nggak masalah, yang penting di SPBU jangan kosong. Toh kami terbiasa membeli bensin eceran yang harganya Rp 18.000,00 lebih setiap harinya. Bahkan kalau lagi kosong, kami biasa beli sampai Rp 70.000,00/liter. Jadi kalian masyarakat Pulau Jawa sebelum melakukan demo harga BBM naik, coba pikirkan nasib kami yang tinggal di Papua. Minyak kalian sedot untuk supply ke Pulau Jawa, sedangkan kami kekosongan bahkan kosongnya kadang-kadang sampai berminggu-minggu sudah hal biasa. Kalian di Pulau Jawa baru naik Rp 1.500,00 dan kekosongan di SPBU 1 atau 2 hari sudah ribut luar biasa, sampai berbuat anarkis dan diliput media. Ingat!!! Indonesia bukan hanya Pulau Jawa.

Kamu bukan siapa-siapa,

aku hanya mengetahuimu lewat nama,

tapi aku mengenalmu sejak lama,

tak jarang akhir-akhir ini aku senang tanpa tau mengapa,

hingga akhirnya diberitahu semesta,

bahwa dengan mengagumimu membuatku bahagia,

dan kubuktikan bahwa bahagia itu memang sederhana,

aku tak tau pasti apa yang kubutuhkan,

hanya saja hadirnya dirimu di benakku membuat semangatku bergelora,

semangat yg menurutku positif hingga membuatku dibuang pada tempatnya,

kamu tidak perlu tau sebenarnya,

aku juga tidak mengerti mengapa aku bercerita,

harapan dibaca olehmu pun tak ada,

mungkin hanya luapan emosi semata,

yang bukan mernjadi urusanmu,

karena itu aku bolehkah aku berharap,

menjadi seseorang yang luput dari pandangan mata,

dan mudah dilupakan,

agar bisa mengagumimu diam-diam,

tanpa mengganggu hari-harimu dgn letupan kekagumanku yg terus berdecak.

Duhai seseorang yang entah darimana,

biarkan kekaguman ini tumbuh dengan semestinya,

tumbuh dengan alasan karena Ia,

Sang pemilik semua kekaguman,

selama tak melebihi batasan-Nya,

biarlah apa-apa yg kau lakukan,

membuatku mengerti buah hasil jerih payah kehidupan, 

biarlah segala kata yg kau sampaikan,

menjadi insentif penyemangat dan penegar jiwa raga,

sehingga membuatku tak lagi lelah,

untuk terus berlari menuju cahaya-Nya,

sambil mengisi jejak yang telah lama hilang,

walau hanya sekedar mengambil pelajaran,

dalam setiap perjalanan,

dalam setiap kesempatan,

yang membuat kita bertemu dalam suatu kebetulan,

dan juga semoga dalam kebaikan,

dalam doa yang diam-diam,

dengan begitu aku paham,

dan percaya,

hingga sampai waktunya tiba,

semua kekaguman ini berakhir indah atas cinta-Nya.

Selamat mengisi hari, sang pengisi hati.

bosnianmuslima:

This is what I’ve been saying all along! Ameen to that

bosnianmuslima:

This is what I’ve been saying all along! Ameen to that

(via mypathtojannah)

Pertemuan kita tentu bukan sebuah kebetulan. Bahkan pertemuan di dunia maya sekalipun. Jika aku mengagumimu diam-diam tentu bukan tanpa alasan. Kamu memang mengagumkan meski sekalipun aku tak tahu seperti apa wujud aslimu. Kita bertemu tapi tidak pernah bertemu. Aneh kan?

Pertemuan itu pasti…

UAS termodinamika, pasti bukan gw…. #yaateruuus :))

  • Suatu hari ada yang iseng bertanya-tanya
  • Penanya : Mas, pacar*n itu gimana dalam agama?
  • Aku : Haram
  • Penanya : Wah gimana dong mas, hal ini seperti sudah menjadi hal yang wajar di masyarakat ?
  • Aku : Tidak perlu mencari pembenaran untuk sesuatu yang jelas hukumnya, bukan begitu?
  • Penanya : Mas sendiri, pernah pacar*n?
  • Aku : Pernah
  • Penanya : .......
  • Aku : Waktu itu, iman saya lemah, mungkin malah sedang tidak beriman.
  • Aku tidak berusaha mencari pembenaran dan banyak alasan sok "manusiawi" lainnya untuk kesalahan yang pernah aku lakukan.
  • Manusia memang sering mencari pembenaran untuk membenarkan hal-hal yang dia sukai meski itu telah jelas dilarang oleh sang Pencipta. Yah manusiawi kan (katanya)? tapi sampai kapan kita akan terus menerus seperti itu?

Ayo…selagi masih bisa :’)

medicalschool:

Leonardo da Vinci | The Mechanics of Man


*tiba2 disleksia* youu rock da Vinci !!!!

(via medicalschool)